Posts

Showing posts from March, 2024

Penduduk Surga yang Berjalan di Bumi

Image
Aku seperti kehabisan kata-kata jika mendengar tentang ‘Palestina’. Perlukah dipertanyakan lagi bagaimana kabar negeri Al-Aqsa itu? Jika pun iya, maka jawabannya adalah sama. Terlebih pada ramadhan kali ini. Bagaimana dengan makan sahur dan berbuka? Sedangkan pasokan pangan mereka semakin menipis, tragis. Seperti raga yang berjalan tanpa ruh. Hanya terus memegang teguh ‘Laa ilaha illallah‘ tidak membuat mereka takut dari semua serangan yang datang bertubi-tubi, yang membunuh jiwa dan psikis manusia. Kehilangan keluarga, kehilangan anggota bagian tubuh, kehilangan tempat tinggal, harta benda, makanan, komunikasi, ketentraman, dan terpenjara di negeri sendiri. Air mata membanjiri tanah suci kedua itu. Seorang ibu memeluk anaknya yang terbalut kain putih, gadis kecil bermata zamrut yang kebingungan mencari orang tuanya, para tenaga medis yang tidak hentinya mengurus pasien meski sudah sakratul maut, dan semua yang menangis gila karena semuanya hancur seketika. Bumi Palestina sedan...

Malam Kelima Ramadhan

Image
  MaasyaAllah, aku tidak berhenti memuji lantunan ayat quran yang dibacakan imam tarawih malam ini. Aku tidak tau siapa dia, tapi aku rasa sholat kali ini menjadi moment paling khusuk di Masjid kami. Aku hanya diam memandang sajadah diantara barisan ibu-ibu yang sibuk melihat dari sela-sela pintu kaca penghalang saf mencari tau siapa imam malam ini. Lantunannya merdu dan menenangkan. Setiap makhraj dan tajwid yang dibunyikan pas dan tepat. Hanya aku tidak tau dia memakai jenis lagu apa. Tuhan Maha Baik. Semua puji-pujian terarah untuk-Nya. Tidak ada yang mampu menghalangi seorang hamba dengan Penciptanya untuk saling merayu mesra. Iya, tidak ada yang mampu. Dunia seluas dan sesibuk ini tetap tidak abadi. Dan aku selalu memilih Tuhanku atas segala sesuatu yang menempatkanku pada banyak pilihan. Hanya Dia yang tidak pernah melepaskan pelukan pada bahu ringkihku saat aku benar-benar menjadi manusia yang paling hancur. Allah Maha Segalanya. Terlepas dari berkali-kalinya aku menjauh...

The Power of Woman: Perempuan Berdaya

Image
Saya seorang perempuan, izinkan saya berbicara dalam tulisan ini. Ada banyak tradisi dan pantangan yang melilit di tubuh seorang perempuan. Sumpah serapah dan akhir masa depan akan bahaya bila kami melanggarnya. Perempuan, bila ia menempuh pendidikan tinggi maka ada saja yang mencoba menjengkal. Sebaliknya, bila ia hanya lulusan kelas rendah maka ada saja yang merendahkan. Perempuan, makhluk rumit, katanya. Marah dan diamnya seorang perempuan dianggap ‘lebay‘. Tegas dan berwibawanya seorang perempuan dianggap melampaui batas. Vokalnya seorang perempuan sering dianggap suara radio rongsokan. Kami, para perempuan. Segala bentuk fisik, etika, dan seluk beluk kami selalu menjadi pertimbangan. Disepelekan. Dengarlah, ini suara perempuan. Kami adalah seni Tuhan yang paling indah. Peradaban dunia terus berjalan karena adanya sosok kami di sini. Kami diciptakan dengan sebaik-beik bentuk, fisik, dan seluk beluk. Tidak akan ada anak keturunan Adam tanpa Hawa. Meski Adam adalah ciptaan ...